Headlines News :
Home » , » Kisah Hanzhalah dimandikan Malaikat

Kisah Hanzhalah dimandikan Malaikat

Diposkan Oleh Muhammad Zaki on Senin, 13 Mei 2013 | 07.12

Salah seorang sahabat serta jurutulis Rasulullah SAW yang terkenal ialah Abu Hanzalah bin Ar Rabi’. Ketika peperangan Uhud meletus Hanzhalah baru saja dinikahkan. Oleh karena itu Rasulullah mengecualikannya dari turut serta ke medan peperangan. 

Namun ketika terjaga dari tidur, Hanzalah mendengar gendang perang dibunyikan begitu kuat sekali. Melalui seorang sahabatnya beliau mendapat berita bahwa tentera Islam mendapat tantangan yang hebat dan dalam keadaan  genting.

Tanpa membuang waktu lagi Hanzalah lalu memakai pakaian perang lalu mengambil pedang. Dia menuju ke medan tempur tanpa sempat mandi junub.

Ketidakdisiplinan pasukan pemanah di bukti Uhud, menjadikan Rasulullah dan tentara muslimin terdesak. Akan tetapi beberapa tentara tetap teguh bertahan bersama Rasulullah Shalallahu alihi wa salam, termasuk di dalamnya Hanzhalah. 

Pertempuran sengit terjadi dan dengan gigihnya Hanzhalah maju menerobos kemah musuh sambil melawan yang menghadangnya. Dia maju menyongsong Abu Sofyan bin Harb dan menebas kaki kuda Abu Sofyan sehingga Abu Sofyan terjatuh seakan-akan dia menjatuhkan kebathilan. Untung Abu Sufyan, pada saat itu datanglah Syaddad bin al-Aswad membantu Abu Sofyan melawan Hanzhalah Radiallahuanhu untuk kemudian salah satu dari dua orang itu berhasil melemparkan lembing yang menembus Hanzhalah. 

Abu Sofyan berteriak “Hanzhalah dengan Hanzhalah”, yang maksudnya dia telah membalaskan dendam anaknya yang terbunuh dalam perang Badar.

Hanzhalah gugur sebagai syahid. Ketika para sahabat akan menguburkannya, mereka melihat keanehan yang terjadi. Tubuh Hanzhalah basah kuyup seperti habis diguyur air. Air masih mentes dari rambutnya yang basah. Mereka bertanya-tanya, kenapa bisa terjadi hal demikian?

Kemudian Rasulullah menjelaskan: “Sungguh Aku melihat Malaikat memandikan Hanzhalah bin Amir antara langit dan bumi dengan air awan dalam bejana terbuat dari perak”. 

Para sahabat tercengang-cengang mendengar ini. Salah seorang dari mereka, Abu Said Saidi lalu pergi melihat mayat Hanzalah. Wajah Hanzalah kelihatan tenang. Dari rambutnya kelihatan titisan air berlinangan turun. Sungguh beruntung Hanzalah mendapat perlakuan yang begitu istimewa dari malaikat.
 
Bagikan Artikel Ini :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TRANSLATE THIS BLOG

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. AL-IKHWAN17 - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger